Langsung ke konten utama

Bahagia itu Sederhana

untuk merasa bahagia sebenarnya sangatlah mudah. dengan hanya memberi kebahagian kepada orang lain, pasti kita akan merasa bahagia.

bingung caranya???

cobalah "Tersenyum"

 yup, dengan tersenyum kamu sudah bisa membahagiakan orang lain. Kenapa???

coba deh bayangin kamu ketemu orang dengan muka jutek, sewot, judes pasti rasanya gak enak banget kan?? dan bayangin kamu ketemy orang dengan senyum indah dibibirnya, pasti kamu merasa dihargai, disambut oleh orang tersebut dan bahkan merasa diterima dilingkungannya. betul tidak???

jadi buat teman-teman yang merasa sulit tersenyum, coba lah mulai sekarang senyum bila bertemu orang-orang kamu kenal. eeeet tapi... jangan senyum-senyum sendiri ya, ntar dibilang orang gila lagi hehehe

ga maukan dibilang orang gila??

So, For You Guys... Remember "5S" ( Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup tak Sesulit itu, tapi Mati pun tak segampang itu

kamu frustasi? kamu merasa sulit menghadapi masalah yang sedang menimpa mu? gak menemukan solusi? pengen mengakhiri hidup? kamu pikir setelah kamu mati, masalah selesai gitu? nggak.. kamu malah nambah masalah baru. kalau lu bunuh diri namanya lu seorang yang pengecut. lu lari dari masalah. gak berani mempertanggung jawabkan masalah yang lu perbuat. emang yang punya masalah cuma kalian. yang lain juga punya masalah. bahkan ada orang yang punya masalah lebih berat.  tapi apa yang membedakan mereka dengan ingin bunurh diri? mereka tidak putus asa, mereka percaya akan adanya Tuhan mungkin lu bisa bebas dari masalah di bumi, tapi di akhirat lu akan dihadapi masalah baru.  Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ  ۚ  إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allâh adalah Maha Penyayang kepadamu.  [An-Nisa’/4:29] Su mber:  https://almanhaj.o...

Tata Cara dan Etika Berpidato

Permasalahan yang berkait langsung dengan tata cara berpidato sudah semestinya mengacu pada kebenaran urutan penyusunan sebuah wacana/bentuk karangan, yaitu berpola urutan: pemnukaan-pengembangan (isi)-penutup (isi pidato). Sebab secara teroitis, isi pidato sejalan dengan isian urutan sebuah karangan, yaituterdiri atas: alinea pembuka, alinea isi, dan alinea penutup. Bagian 'pembukaan' berisi penghormatan dan sapaan yang ditujukan kepada pendengar. Pendengar ditempatkan pada posisi sebagaimana figur yang harus dihormati dan dihargai, sebab pendengar merupakan objek yang nantinya akan meneruskan, mengikuti, menjalankan tujuan materi pidato. Porsi penyampaian bagian 'pembukaan' jangan terlalu singkat atau terlalu panjang dan telalu bertele-tele sebab akan membuat pendengar merasa bosan. Porsi penyampaian bagian 'pembukaan' sewajarnya, terlebih jika bagian 'pengembangan' ternyata memerlukan waktu yang relatif lama/panjang. bagian 'pengembangan...

Visi dan Misi Pendidikan Bahasa INDONESIA

Karena kita adalah warga negara indonesia, lebih baik kita mengetahui visi dan misi pendidikan bahas indonesia..! karena tak kenal maka tak sayang...! oke, kita langsung saja.. Visi : menjadikan bahasa indonesia sebagai salah satu instrumen pengembangan kepribadian mahasiswa menuju terbentuknya insan akademis yang mahir berkomunikasi secara tertulis ataupun secara lisan dengan bahasa indonesia yang baik dan benar. Misis : tercapainya kemahiran mahasiswa berbahasa indoneisa untuk menguasai, menerapkan dan mengembangkan ipteks dengan penuh rasatanggung jawab dalamkedudukan sebagai kaum terpelajar dan warga negara indonesia yang berbudi pekerti mulia. itulah visi misi pendidikan bahasa indonesia.. tetaplah cinta indonesia ya..?